Postingan

Kesan pertama ikut pelatihan UMKM: Dari awam jadi yakin bisa.

Gambar
Setelah izin edar SPP-IRT keluar dan sertifikat Halal dari MUI Jawa Tengah kami terima, jalan usaha kami terasa mulai terbuka lebih lebar. Undangan demi undangan pelatihan UMKM mulai berdatangan. Dulu, aku sempat merasa asing dan minder, tapi rasa ingin tahuku justru semakin besar. Salah satu momen yang paling kuingat adalah saat ikut pelatihan branding di Semarang. Narasumbernya Mas Arto Subianto, datang jauh-jauh dari Jakarta. Waktu itu aku duduk di barisan tengah, sambil terus berpikir, “Wah… bisa nggak ya aku ngikutin ini semua?” Tapi begitu pelatihan berjalan, aku mulai merasakan sesuatu yang berbeda: semangat! "Dari kiri: kami berlima kelihatan serius, padahal baru aja kenyang makan siang 😂. Yang paling kanan itu Mas Arto Subiantoro — ngebahas branding-nya bikin otak 'ngecas', hati ikut sumringah!" Melihat teman-teman UMKM lain yang penuh optimisme, aku justru merasa makin yakin. Mereka semua ternyata juga memulai dari bawah, bahkan ada yang lebih s...

Dari Warung Kampung Ke Toko Moderen: Perjalanan Legalitas Azmi Snack.

Gambar
Setelah sekian lama berkeliling jualan sayur setiap pagi, ada satu titik di mana aku dan istri merasa... capek. Bukan cuma capek fisik, tapi juga pikiran. Rasanya kok seperti muter-muter di tempat yang sama, penghasilan sekadarnya, dan waktu dengan keluarga pun makin berkurang. Akhirnya, aku putuskan berhenti jualan sayur. Bukan untuk berhenti berjuang, tapi justru untuk fokus di satu hal yang sebenarnya sudah mulai tumbuh: keripik tempe buatan istri. Saat itu, produk ini baru dijual ke warung-warung kecil di kampung. Tapi aku punya mimpi: Bagaimana kalau keripik ini bisa masuk toko swalayan? Bisa sejajar dengan produk lain yang selama ini hanya bisa kami beli, bukan kami jual. Saat membawa keripik tempe ke toko-toko modern. Niat baik harus dimulai dengan langkah nyata. Aku mulai berkeliling lagi, tapi kali ini bukan bawa sayur—melainkan keripik tempe dalam kantong plastik transparan dengan label sederhana. Aku tawarkan ke toko-toko modern di Kebumen. Tapi jawaban mereka rata-rata sama...